Mengenal Dunia Metaverse Lebih Dalam

dunia metaverse

Facebook Inc secara resmi telah mengumumkan pergantian nama perusahaan menjadi Meta. Pergantian nama tersebut dikarena Facebook ingin platformnya menjadi sebuah dunia metaverse dalam jangka waktu 5 tahun ke depan.

Karena pergantian nama tersebut, kini istilah metaverse sedang ramai dibahas. jadi apa sebebarnya metaverse itu? Kedengarannya metaverse bukanlah istilah baru dalam dunia teknologi dan sains.

Isitilah metaverse muncul pertama kali dalam novel science fiction berjudul snow crash yang ditulis oleh Neal Stepenshon yang rilis pada tahun 1992 silam. Umumnya metaverse adalah ruang virtual yang bisa terlihat sangat nyata di dunia internet. gabungan antara realita fisik dengan virtual.

Mengingat hampir 3 miliar orang menggunakan facebook setiap bulan sang CEO Mark Zuckerberg memberikan saran tentang perubahan arah yang patut di perhatikan.

Mengenal Lebih dalam Dunia Metaverse

Sebelum pesatnya perkembangan teknologi seperti sekarang, konsep dari Metaverse sudah dikembangkan. Pada tahun 1995 sebuah game Active Worlds telah dihadirkan. Dimana game ini dibangun berdasarkan pada novel Snow Crash yang telah disebutkan diatas.

Baru-baru ini istilah “dunia Metaverse” kembali ramai dibahas, terlihat lonjakan poplaritas dan banyaknya spekulasi tentang apa arti semua ini. Ide dunia metaverse berguna dan kemungkinan akan bersama kita untuk beberapa waktu. konsep seperti ini layak untuk jadi perhatian dan dipahami, Jika Anda seorang yang antusias terhadap masa depan.

Baca Juga : Samsung Galaxy Tab S6 lite, Pro dan Kontra

The Metaverse

Mansuai telah mengembangkan banyak sekali teknologi untuk mengelabui indera manusia itu sendiri, dari speaker audio, televisi, video game interaktif. Di masa depan kita dapat mengembangkan alat yang lain seperti senntuhan dan penciuman.

Pengumuman yang dilakukan perusahaan Facebook Inc berbicara tentang upaya mereka untuk membayangkan seperti apa media sosial dalam dunia metaverse. dalam kata lain bahwa “metaverse” adalah sebuah istilah yang di hiperbolakan.

dunia virtual metaverse

Siapa yang Diuntungkan dari Dunia Metaverse

Jika Anda terlalu sering mendengar atau membaca tentang perusahaan teknologi besasr seperti facebook, Google, Apple dan Microsoft. Sulit untuk tidak mulai memperhatikan bagaimana teknologi-teknologi ini akan membentuk manusia dan apakah kita siap dengan masa depan seperti ini.

Istilah ini disebut dengan “determinisme teknologi” pengertian bahwa kemajuan teknologi membentuk hubungan sosial, hubungan kekuasaan serta budaya kita dengan sebagai penumpang saja. Ini mengabaikan fakta budaya bahwa masyrakat demokratis kita memiliki suara dalam bagaimana semua ini bisa terjadi.

Untuk facebook sebagai perusahaan besar, jelas bertekad untuk merangkul “hal besar berikutnya” sebelum pesain mereka. Dunia metaverse menjadi menarik karena menghadirkan peluang untuk market baru, jenis media sosial baru, elektronik pendukung baru.

Kira-kira apa yang membuat kita harus senang dengan hadirnya teknologi semacam ini?

Baca Juga : Samsung Galaxy Z Fold 3 5G, HP Termahal Tahun Ini

Mencobai Melampaui Dunia

Kendala yang lebih dalam tentang dunia metaverse adalah tentang jenis pandangan dunia yang akan diwakilkan.

Dalam sudut pandang dunia, kita dapat menganggap diri kita sebagai penumpang di dalam realitas tunggal yang seperti wadah bagi kehdiupan kita.

Dalam pandangan dunia lain, yang menurut sosiolog umum dalam budaya pribumi, masing-masing dari  kita mencipatkan realitas yang kita jalani melalui apa yang telah kita lakukan. Pekerjaan dan ritual menghubungkan orang, tanah, kehidupan dan spiritualitas. Sehingga bersama sama mencipatakan realitas.

Masalah utama yang terjadi pada pandangan sebelumnya adalah bahwa pandangan itu akan mengarah pada “tercipta dunia baru pada suatu dunia” sebuah realitas yang tidak mengizinkan realtias lain ada. Inilah yang sudah kita temui di beberapa platform sosial media yang ada.

untuk versi Facebook saat ini dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk terhubung dengan orang dan komunitas lain. Tapi, pada saat yang bersamaan bagaiamana kita dibatasi terhubung ke mreka.

Gagasan utama tentang dunia metaverse adalah dengan menggeser lebih banyak lagi kehidupan nyata kita ke platform yang lebih universal, Hal ini mungkin menawarkan kita kemungkinan yang tak terbatas untuk mengatasi kendala dunia fisik, namun dalam melakukannya, hanya mengganti dengan batasan yang dipaksakan oleh apa yang sudah di izinkan oleh metaverse

You May Also Like

About the Author: Rasyid Muhammad

Saya adalah penulis dan pemilik kitapandai.com, Blogger asal Kapuas Kalimantan Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.